TIPS MEMILIH DAN MERAWAT PAKAIAN BAYI

Memilih pakaian bayi
Pertama, sebaiknya pilih pakaian bayi dari bahan katun untuk menjaga kesehatan kulit bayi. Permukaan katun sangat lembut sehingga kulit bayi dapat terlindungi dari iritasi akibat gesekan kulit dengan pakaian bayi. Selain itu mudah menyerap keringat dan sangat cocok saat musim panas. Saat musim penghujan pilih pakaian katun yang memiliki lapis yang tebal agar tubuh bayi tetap hangat.
Kedua, sebaiknya hindari memilih pakaian yang bertali dan berpita, lengan baju yang menggantung atau celana panjang yang ketat yang menghalangi gerak tangan, kaki dan seluruh tubuh bayi.
Ketiga, pilih ukuran yang pas ditubuh bayi, sering kali orang tua memilih baju berukuran besar dengan dalih berhemat, padahal ini membuat bayi sulit bergerak.
Keempat, Saat udara dingin kenakan topi kaus kaki pada bayi.

Merawat Pakaian Bayi
Pertama, saat mencuci pakaian bayi, pisahkan dengan pakaian orang dewasa. Mencampur pakaian bayi dengan orang dewasa bisa merusak pakaian bayi. Selain itu pakaian bayi dapat tercemar bakteri yang terdapat dalam pakaian orang dewasa.
kedua, gunakan deterjen secukupnya dan rendam jangan terlalu lama sehingga pakaian bayi tidak berbau apek. Deterjen yang berlebihan bisa membuat iritasi kulit bayi.
Ketiga, Saat mencuci, sebaiknya kucek dengan tangan. Hindari penggunaan sikat karena akan merusak pakaian bayi, sedangkan untuk pakaian bayi yang tebal dan ada pelapis bagian dalamnya, saat mencuci jangan terlalu keras dan pada saat mengeringkanpu jangan diperas terlalu keras karena akan merusak bahan pelapis bagian dalam.
Keempat, jika menggunakan mesin, pilih program soft atau program pencucian untuk bahan tipis. Mesin cuci dapat merusak pakaian bayi jika menggunakan program pencucian untuk orang dewasa. Hal lain yang perlu diperhatikan kerja mesin cuci yang berputar akan membuat pakaian satu dengan pakaian yang lain saling melilit. ini membuat pakaian kusut dan kurang nyaman untuk dipakai bayi.
Kelima, saat membilas pakaian bayi, pastikan tidak ada sabun atau diterjen yang tersisa agar pakaian tidak berbau dan tidak membuat kulit bayi menjadi alergi.
Keenam, pakaian bayi harus bebas dari bahan kimia atau di-bleaching.
Ketujuh, saat menjemur pakaian bayi dibawah sinar matahari sebaiknya dibalik, agar warna tetap tidak pudar.
Kedelapan, handuk yang terbuat dari katun akan menjadi kasar saat kering. Oleh karena itu, sat menyetrika gunakan air, hindari pelicin atau pelembut pakaian. Hal ini menghindari kulit bayi dari iritasi akibat bahan kimia yang ada di pelembut.
Kesembilan, dalam menyimpan pakaian harus diperhatikan agar pakaian tetap segar dan bersih. Untuk menjaga pakaian tidak bau dan lembab, simpan dilemari yang diberi kamper. Khusus untuk pakaian bayi yang usianya masih dibawa satu bulan, jangan gunakan kamper untuk menghilangkan bau, bayi yang baru lahir akan menderita kuning bila pakaiannya diberi pewangi kamper.

3 Responses

  1. HEHEHEHE untuk temen-temen yang dah ada momongan jangan ampe gak baca ya tips ini, biat bayinya sehat..

  2. tengkiyu tuk tipsnya….kayaknya mang bener semua tuh..apa emang dah pengalaman yah

  3. huss semaunya ini kan di dapet dari sumber femina hehehehhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: